You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Pekon Candi Retno

Kec. Pagelaran, Kab. Pringsewu, Prov. Lampung

PENYULUHAN PTSL 2021 PEKON CANDIRETNO TELAH DILAKSANAKAN OLEH BPN KABUPATEN PRINGSEWU


PENYULUHAN PTSL 2021 PEKON CANDIRETNO TELAH DILAKSANAKAN OLEH BPN KABUPATEN PRINGSEWU

Candiretno - Pada kegiatan penyuluhan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun anggaran 2021 Pekon Candiretno, Kec. Pagelaran, Kabupaten Pringsewu di Kantor Balai Pekon Candiretno dari BPN Kab. Pringsewu hari ini, yang di hadiri oleh BPN Kabupaten Pringsewu, Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Pringsewu, Camat Pagelaran, Bhabinkamtibmas, BHP Pekon Candiretno, Kepala Pekon Candiretno, POKMAS, Serta masyarakat peserta PTSL 2021, Senin (15/2/2021),

 

Muslim Suryadi dari BPN Kab. Pringsewu, dalam kesempatan ini beliau menyampaikan maksud dan tujuan dan syarat - syarat PTSL. Menurutnya, masyarakat harus menyiapkan dokumen subyek dan pendukung mulai dari KK, e-KTP, bukti perolehan tanah, SPPT, dll. Masyarakat juga harus mengikuti tahapan - tahapan mulai dari penyuluhan, pendataan, pengukuran, dll.

 

Dalam sambutannya, Kepala Pekon Candiretno Firmansyah berharap, program PTSL Pekon Candiretno tahun ini bisa berjalan dengan lancar, sukses, tidak ada kendala apapun. Dan target 500 kuota bidang PTSL untuk Pekon Candiretnotahun ini bisa tercapai.

Firmansyah juga mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan dari BPN Kabupaten Pringsewu untuk Pekon Candiretno yang telah resmi menjadi peserta PTSL tahun 2021.

Pihak Pemerintah Pekon Candiretno bersama panitia berkomitmen untuk mensukseskan target kuota PTSL Pekon Candiretnotahun 2021 yang diberikan.

“Semoga niat baik Pemerintah Pekon pada program PTSL ini untuk Pekon Candiretno bisa sukses,” ucapnya.

 

Turut hadir juga Camat Pagelaran Bahruddin S.IP yang mengatakan, ada 3 unsur program PTSL ini bisa berhasil yaitu BPN, Pemerintah Pekon dan panitia, serta warga masyarakat. Semuanya harus berkomitmen, saling bersinergi agar target PTSL dapat tercapai sesuai yang diharapkan. Warga masyarakat juga harus menyadari betapa pentingnya sertifikat tanah sebagai tanda bukti hukum atas tanah yang dimiliki.

Bagikan artikel ini:
Komentar